Analisis Kesulitan Belajar Mahasiswa pada Mata Kuliah Mekanika

Authors

  • Diah Nugraheni IKIP Veteran Jawa Tengah

DOI:

https://doi.org/10.23971/eds.v5i1.586

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap hal-hal yang dianggap sebagai kesulitan belajar pada materi Mekanika. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang berupaya untuk mendeskripsikan jenis-jenis kesulitan mahasiswa dalam menyelesaikan persoalan mekanika. Subjek dalam penelitian ini adalah mahasiswa semester tiga Pendidikan IPA IKIP Veteran Jawa Tengah yang mengambil mata kuliah Mekanika. Dalam penelitian ini, peneliti mengumpulkan informasi melalui tes diagnostik dan wawancara dengan mahasiswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes diagnostik dan pedoman wawancara. Letak kesulitan belajar mahasiswa dilihat berdasarkan kesalahan yang dibuat dalam menyelesaikan tes diagnostik. Hasil analisis menunjukkan bahwa kesulitan belajar dalam mempelajari mekanika terletak pada kemampuan matematis dasar yaitu diferensial dan integral. Dengan demikian, pengajar perlu mengembangkan strategi pembelajaran sehingga kemampuan berpikir mahasiswa dalam memecahkan masalah semakin meningkat.

References

Anni, C., T. 2004. Psikologi belajar. Semarang: Unnes Press.

Budiyono. 2003. Metodologi penelitian pendidikan. Surakarta: Sebelas Maret University Press.

Budiyono. 2004. Statistika untuk penelitian. Surakarta: Sebelas Maret University Press.

Faika, S., & Side, S. 2011. Analisis kesulitan mahasiswa dalam perkuliahan dan praktikum kimia dasar di jurusan kimia FMIPA Universitas Negeri Makassar. Jurnal Chemica, 12(2): 18-26.

Haryadi, R., & Pujiastuti, H. 2015. Pengaruh kemampuan matematis terhadap hasil belajar fisika. Prosiding Seminar Kontribusi Fisika (174-177). Institut Teknologi Bandung.

Ismail. (2016). Diagnosis kesulitan belajar siswa dalam pembelajaran aktif di sekolah. Jurnal Edukasi, 2(1): 30-43.

Kereh, C.T., Sabadar, J., & Tjiang, P.C. 2013. Identifikasi kesulitan belajar mahasiswa dalam konten matematika pada materi pendahuluan fisika inti. Proceedings of Seminar Nasional Sains dan Pendidikan Sains VIII, Fakultas Sains dan Matematika, UKSW Salatiga.

Marsita, R.A., Priatmoko, S., & Kusuma, E. 2013. Analisis kesulitan belajar kimia siswa SMA dalam memahami materi larutan penyangga dengan menggunakan two-tier multiple choice diagnostic instrument. Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia, 4(1): 512-520.

Partowisastro, K. (1986). Diagnosa dan pemecahan kesulitan belajar 1. Jakarta: Erlangga.

Ristiyani, E., & Bahriah, E. S. 2016. Analisis kesulitan belajar kimia siswa di SMAN X Kota Tangerang Selatan. Jurnal Penelitian dan Pembelajaran IPA (JPPI), 2(1): 18-29.

Sugeng. 2014. Korelasi kemampuan matematika dan fisika terhadap prestasi belajar mahasiswa teknik elektro D3 UNISMA. JREC (Journal of Electrical and Electronics), 2(1).

Sugiyono. 2011. Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sukardi. 2003. Metodologi penelitian pendidikan (kompetensi dan praktiknya). Jakarta: Bumi Aksara.

Suryani, Y.E. 2010. Kesulitan belajar. Magistra, No. 73 Th. XXII.

Umar, T., & La Sulo, S., L. 2012. Pengantar pendidikan. Jakarta: Rineka Cipta.

Undang-Undang No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (UUSPN).

Yulia, R. 2012. Analisis kesalahan mahasiswa matematika dalam menyelesaikan soal-soal logika. Jurnal Phenomenon, 2(1): 75-93.

Published

2017-08-22
Abstract viewed: 3899 times
PDF (Bahasa Indonesia) downloaded: 2660 times